![]() |
| Kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui. |
Sebelum anda
membaca artikel di bawah ini, akan lebih baik jika membaca artikel Teliti Sebelum Memakai sebagai artikel pendahuluannya. Waspada
sebelum memakai, teliti sebelum membeli harus bisa dibudayakan agar tidak
menyesal di kemudian hari. Maka pengetahuan produk yang akan dituju menjadi
sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Berikut ini zat-zat kandungan dalam
kosmetika yang wajib anda ketahui ;
Anti Bakteri
Zat sebagai
antibakteri yang banyak digunakan dalam kosmetik adalah “triclosan”. Zat ini
bisa didapatkan juga pada sabun,deodorant, pasta gigi dan lain-lain. Ternyata
anti bakteri ini bisa memberikan dampak gangguan terhadap fungsi testoteron
pada sel,merusak bakteri baik, dan bisa meningkatka kerentanan terhadap infeksi
tertentu. Hal ini bisa terjadi karena sifat zat yang mudah diserap kulit
sehingga bisa ikut aliran darah dan meracuni tubuh. Jika pemakaian terjadi
secara terus menerus bisa saja berdampak karsinogenik.
Formaldehyde
Jika anda
menemukan kosmetika yang mengandung DMDM hydantoin, diazolidinyl urea,
imidazolidinyl urea, methenamine, quaternium-15, dan hydroxymethylglycinate
natrium, maka lebih baik anda menghindarinya. Zat-zat tersebut bisa menjadi
bersifat karsinogen jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.
Setelah formaldehid bercampur dengan bahan-bahan lain dalam produk kosmetik,
maka akan mudah dilepaskan ke dalam tubuh dan bersifat karsinogenik. Zat ini
juga banyak dijumpai di dalam sabun mandi bayi, pewarna rambut bulu mata, poles
kuku dan perekat.
Merkuri
Merkuri atau air
raksa merupakan logam berat yang berbahaya , namun seringkali juga digunakan
sebagai bahan campuran beberapa produk kecantikan. Fungsi yang diharapkan
adalah terutama untuk memutihkan kulit. Namun kalau dilihat lebih teliti
sebenarnya putihnya tidak sehat, putihnya seperti memakai topeng atau belang. Beberapa efek samping bisa muncul misalnya perubahan
pada warna kulit tidak biasa, bintik-bintik hitam pada kulit,pelebaran pembuluh
darah, alergi, iritasi kulit, kerusakan
pada otak, dan gangguan perkembangan janin. Pemakaian dengan jangka pendek dan
dosis yang tinggi bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare, kerusakan ginjal dan
yang paling berbahaya adalah merupakan zat karsinogenik yang menyebabkan cancer.
Talc
Talc merupakan
bahan dasar dari formulasi bedak yang punya sifat mudah menyebar dan melapisi
wajah. Eye shadow, blush, deodoran, sabun merupakan beberapa produk yang
menggunakan talc yang berfungsi untuk menyerap kelembaban. Zat ini juga bersifat
karsinogen dan diketahui menyebabkan kanker ovarium dan tumor paru-paru.
Fragrance
Tak sedikit
wanita menyukai produk kosmetik dengan aroma menggoda. Padahal, kosmetik yang
mengeluarkan wewangian, sebaiknya
hindari. Hal ini karena senyawa yang membuat harum kosmetik mengandung ribuan
bahan bahan kimia. Bahan tersebut erat kaitannya dengan alergi, gangguan
hormon, bahkan ketidaksuburan.
"Sebaiknya
Anda memilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih sedikit, hindari
aroma sintetis,"
Paraben
Paraben
merupakan zat kimia yang cukup dikenal dalam dunia kosmetika. Pengawet kimia
ini juga erat kaitannya dengan kanker
payudara. Menurut David Suzuki Foundation, organisasi kesehatan, paraben
mudah diserap kulit, namun sangat menganggu sistem reproduksi pria.
Sodium Laureth Sulfate
Sodium laureth
sulfate merupakan bahan yang biasa digunakan dalam sampo dan scrub untuk wajah.
Fungsinya adalah membantu menyerap lotion dan kosmetik. Tetapi, patut diketahui
bahwa bahan ini berpotensi menyebabkan kanker.
Midazolidinyl Urea And Diazolidinyl Urea
Ini adalah
kandungan yang paling umum digunakan untuk bahan pengawet selepas parabens .
Bahan utamanya adalah formaldehid, yang dikenali untuk mengawetkan mayat, dan
sangat berbahaya bagi kesihatan manusia. Boleh menyebabkan radang kulit, luka
bakar, keradangan, dan pengeluaran air mata.
Propylene Glycol
Ini adalah
gliserin sayur-sayuran yang dicampur dengan alkohol yang diperoleh dari gandum.
Propylene Glycol ditemui pada beberapa produk kosmetik dan pembersihan wajah.
Zat ini menyebabkan kemerahan pada kulit dan radang kulit. Walaupun kajian
terkini menunjukkan bahawa zat ini juga bisa merusakkan ginjal dan hati.
Pvp/Va Copolymer
Zat kimia yang
hasil keluaran minyak bumi ini digunakan pada produk hairspray dan kosmetik
lain. Dianggap beracun karena partikel – partikelnya bisa mengiritasi
paru paru
Stearalkonium Chloride
Stearalkonium
klorida dibuat oleh industri kain sebagai pelembut kain. Namun, zat kimia ini
juga terkandung dalam kondisioner dan krim rambut. Bahan ini bisa menyebabkan
iritasi pd mata & kulit
Sodium Lauryl Sulfate (Sls)
Zat sintetik ini
biasanya digunakan pada produk shampo untuk membersihkan dan mencipta banyak
buih. Efek yang ditimbulkan zat ini adalah iritasi pada mata, ruam kulit &
rambut rontok
Synthetic Colors
Bahan sintetik
warna diyakini sebagai penyebab kanker. Jika dalam produk kosmetik tertera
kandungan ini, jangan sekali – kali menggunakannya.
Triethanolamine
Sering digunakan
dalam kosmetik untuk menetapkan PH dan sebagai surfaktan pd produk
detergen. Triethanolamine bisa menyebabkan tumor dan masalah mata
Butil Asetat
Butil asetat
merupakan bahan yang biasa digunakan dalam penghalus kuku dan poles kuku.
Penggunaan butil asetat yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan
retak atau kulit kering. Selain itu, terlalu banyak menghirup uap butyl asetat
dapat menyebabkan pusing atau ngantuk.
Kationik Surfaktan
Kationik
Surfaktan adalah bahan kimia yang digunakan dalam Conditioner rambut atau
pelunak yang memiliki muatan listrik positif. Ketika digunakan secara teratur,
Kationik Surfaktan dapat merusak rambut dan membuat mereka kering dan rapuh.
Alih-alih mendapatkan rambut indah, rambut akan menjadi rusak apabila terlalu
sering digunakan.
Coal Tar
Coal Tar (tar
batubara) merupakan bahan kimia berbahaya lainnya yang umum digunakan di
banyak-ketombe dan krim anti anti-gatal. Ditemukan bahwa bahan kimia ini
bersifat carcinogenic ketika masuk di bawah kulit.
Diethanolamine (DEA)
Diethanolamine
adalah racun digunakan dengan DEA cocamide dan DEA lauramide, sebagai pengemulsi
dan pembuat busa dalam banyak produk perawatan pribadi seperti sampo, krim
cukur, lotion pelembab kulit, dan sabun bayi. Hal ini bersifat carcinogenic
dalam alam dan bertindak sebagai penghancur hormon dan vitamin di dalam tubuh.
Partikel Nano
Partikel Nano
khususnya zinc oxide dan titanium dioxide biasanya digunakan dalam lotion tabir
surya dan krim. Partikel ini bisa dengan mudah dapat menembus kulit dan
menghancurkan sel-sel otak.
Petroleum Distillates
Bahasa lainnya
parafin cair adalah produk yang berasal dari destilasi minyak bumi. Banyak
digunakan dalam banyak kosmetik seperti mascaras, bubuk bau kaki, dll. Sifatnya
carcinogen bagi tubuh manusia.
Demikian
beberapa istilah yang harus dipahami sebelum menentukan pilihan terhadap produk
yang akan dipakai. Teliti sebelum memakai. Sekali lagi jangan sampai karena obsesi sesaat terhadap penampilan
,tetapi menyesal di kemudian hari. Mudah –mudah
bisa bermanfaat.







0 comments:
Post a Comment
“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”