Monday, April 6, 2015

Teliti Sebelum Memakai

Teliti Sebelum Memakai
Teliti Sebelum Memakai
Kosmetika begitu cepat berkembang dengan berbagai macam vareasi, sifat dan kegunaanya. Hal ini sebenarnya tidak terlepas dari kebutuhan yang terus berubah dan berkembang dari para pemakai kosmetika. Selera masyarakat terus saja berkembang mengikuti gaya, trend atau lifestyle sesuai tuntutan zaman. Ada yang ingin mendapatkan cara instan untuk mendapatkan efek yang cepat meski beresiko. Namuni tidak sedikit pula yang mulai alergi dengan cara-cara instan kemudian memilih cara yang lebih sehat dan alami meski hasil tidak secepat yang lain. Tentunya tidak ada produk yang sempurna masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tergantung kita yang akan memilih.
Perkembangan kebutuhan perawatan kulit terutama wajah seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Karena ilmu dan teknologi berfungsi sebagai alat dan sarana untuk mewujudkan tuntutan itu. Pada saat ini dunia “model” menjadi salah satu tren yang perkembangannya . Orang sangat konsen dengan performa penampilannya sebagai salah satu gaya hidup. Sehingga kadang-kadang sering menjadi tidak tepat dalam mendefinisikan sebuah penampilan yang baik misalnya kulit harus putih supaya kelihatan cantik. Anda bisa menbaca konsep yang lebih tepat di kulit putih adalah kulit yang sehat alami. Maraknya semua di masyarakat luas karena ditunjang dengan mudahnya penyebaran model-model itu melalui alat komonikasi yang semakin canggih.
Namun jangan sampai terlena dan hilang ketelitian sebelum memilih suatu produk kosmetika. Karena bisa saja ingin tampil putih, cantik dan menawan namun yang didapatkan justru sebaliknya menjadi tambah jadi lebih buruk. Yang lebih tragis lagi menjadi terganggu pula kesehatan kulitnya. Misalnya menjadi tambah hitam, keluar jerawat, mudah iritatif dan yang lainya. Gaya hidup ini sudah mewabah dari kota sampai ke pedesaan, dari direktur utama sampai karyawan kelas bawah, dari remaja sampai dewasa bahkan sampai orang yang lebih tua sekalipun. Semua ingin mempunyai penampilan menawan. Obsesi berlebihan inilah yang banyak menghilangkan kewaspadaan menyeleksi kebutuhan perawatan kulit tanpa memperhatikan kondisi kulit sehingga beresiko terjadi kesalahan dalam pemilihan dan penggunaan.
Kosmetika menjadi suatu kebutuhan yang biasa dalam membantu perawatan kulit di zaman sekarang. Mereka dengan mudah memilih kosmetika-kosmetika yang disuguhkan dan  mudah didapatkan dengan berbagai vareannya. Sehingga tidak sedikit yang terlalu mudah terpengaruh iklan sehingga langsung merasa cocok dengan produk yang ditawarkan. Namun tahukah anda ternyata banyak juga dijumpai kosmetik yang tidak aman karena menggunakan bahan-bahan yang berbahaya. Maka waspadalah sebelum membeli, perhatikan komposisi zat-zat yang terkandung dalam kosmetika tersebut. Apakah sudah aman atau masih banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh.  
Sering ketika mencoba lebih teliti dalam memilih produk , kita menjadi agak buntu dengan istilah-istilah yang dicantumkan. Hal ini karena tulisan yang tercantum biasanya menggunakan bahasa kimiawi yang tidak kita mengerti orang awam. Marilah kita simak beberapa istilah di bawah ini agar kita bisa lebih paham sehingga bisa mempertimbangkan lebih matang.
Hidrokinon
Merupakan salah satu zat yang sering digunakan dalam produk kecantikan. Obat ini menekan melanin sehingga kulit akan nampak lebih putih. Zat ini merupakan zat yang cukup keras sehingga penggunaanya harus dengan resep dokter karena efek sampingnya yang cukup berbahaya. Misalnya iritasi kulit, rasa seperti terbakar dan menyebabkan bercak kehitaman. Karena efeknya tersebut disarankan untuk meminimalisir penggunaan atau bahkan tidak menggunakan sama sekali. Buat apa bisa berpenampilan putih dan cantik tapi untuk sementara, namun setelahnya justru kesehatan yang akan dikorbankan. Keterangan lebih lanjut bisa and baca di sudah benarkah perawatan wajah anda ?.
Asam Retinoat
Asam retinoat juga sering dijadikan sebagai salah satu bahan campuran kosmetika. Zat ini sering digunakan untuk sebagai preparat jerawat, mengatasi sengatan sinar matahari dan sebagai pemutih. Namun karena efeknya yang juga tidak ringan maka sebaiknya bisa dihindari. Rasa terbakar, kulit kering, dan bisa menyebabkan cacat pada rahim atau bersifat teratogenik. Sehingga penggunaanya sebaiknya harus selektif dan dengan resep dokter.
Triclosan
Triclosan biasanya digunakan sebagai antimicroba pada produk-produk tertentu, missal sabun,pasta gigi. Namun ada juga perusahaan yang memasukkannya sebagai bahan suatu produk kosmetika salah satunya lipstick. Zat ini disinyalira akan menjadi pemicu terjadinya gangguan endokrin, merusak system reproduksi, menurunkan kualitas sperma/hormone seksual dan tiroid, serta menyebabkan gangguan saraf.
Inilah beberapa zat yang harus anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk memakai sebuah produk. Artikel selanjutnya yang menerangkan tentang beberapa zat yang harus diketahui dalam produk-produk perawatan kulit dapat di baca di kandungan  zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui.




0 comments:

Post a Comment

“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”