![]() |
| Teliti Sebelum Memakai |
Kosmetika begitu
cepat berkembang dengan berbagai macam vareasi, sifat dan kegunaanya. Hal ini
sebenarnya tidak terlepas dari kebutuhan yang terus berubah dan berkembang dari
para pemakai kosmetika. Selera masyarakat terus saja berkembang mengikuti gaya,
trend atau lifestyle sesuai tuntutan zaman. Ada yang ingin mendapatkan cara
instan untuk mendapatkan efek yang cepat meski beresiko. Namuni tidak sedikit
pula yang mulai alergi dengan cara-cara instan kemudian memilih cara yang lebih
sehat dan alami meski hasil tidak secepat yang lain. Tentunya tidak ada produk
yang sempurna masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tergantung kita yang
akan memilih.
Perkembangan
kebutuhan perawatan kulit terutama wajah seiring dengan perkembangan ilmu dan
teknologi. Karena ilmu dan teknologi berfungsi sebagai alat dan sarana untuk
mewujudkan tuntutan itu. Pada saat ini dunia “model” menjadi salah satu tren
yang perkembangannya . Orang sangat konsen dengan performa penampilannya
sebagai salah satu gaya hidup. Sehingga kadang-kadang sering menjadi tidak
tepat dalam mendefinisikan sebuah penampilan yang baik misalnya kulit harus
putih supaya kelihatan cantik. Anda bisa menbaca konsep yang lebih tepat di kulit putih adalah kulit yang sehat alami. Maraknya semua di masyarakat luas karena ditunjang dengan mudahnya
penyebaran model-model itu melalui alat komonikasi yang semakin canggih.
Namun jangan
sampai terlena dan hilang ketelitian sebelum memilih suatu produk kosmetika.
Karena bisa saja ingin tampil putih, cantik dan menawan namun yang didapatkan
justru sebaliknya menjadi tambah jadi lebih buruk. Yang lebih tragis lagi
menjadi terganggu pula kesehatan kulitnya. Misalnya menjadi tambah hitam,
keluar jerawat, mudah iritatif dan yang lainya. Gaya hidup ini sudah mewabah dari
kota sampai ke pedesaan, dari direktur utama sampai karyawan kelas bawah, dari
remaja sampai dewasa bahkan sampai orang yang lebih tua sekalipun. Semua ingin
mempunyai penampilan menawan. Obsesi berlebihan inilah yang banyak menghilangkan
kewaspadaan menyeleksi kebutuhan perawatan kulit tanpa memperhatikan kondisi
kulit sehingga beresiko terjadi kesalahan dalam pemilihan dan penggunaan.
Kosmetika
menjadi suatu kebutuhan yang biasa dalam membantu perawatan kulit di zaman
sekarang. Mereka dengan mudah memilih kosmetika-kosmetika yang disuguhkan
dan mudah didapatkan dengan berbagai
vareannya. Sehingga tidak sedikit yang terlalu mudah terpengaruh iklan sehingga
langsung merasa cocok dengan produk yang ditawarkan. Namun tahukah anda
ternyata banyak juga dijumpai kosmetik yang tidak aman karena menggunakan
bahan-bahan yang berbahaya. Maka waspadalah sebelum membeli, perhatikan
komposisi zat-zat yang terkandung dalam kosmetika tersebut. Apakah sudah aman
atau masih banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh.
Sering ketika
mencoba lebih teliti dalam memilih produk , kita menjadi agak buntu dengan
istilah-istilah yang dicantumkan. Hal ini karena tulisan yang tercantum biasanya
menggunakan bahasa kimiawi yang tidak kita mengerti orang awam. Marilah kita
simak beberapa istilah di bawah ini agar kita bisa lebih paham sehingga bisa
mempertimbangkan lebih matang.
Hidrokinon
Merupakan salah
satu zat yang sering digunakan dalam produk kecantikan. Obat ini menekan
melanin sehingga kulit akan nampak lebih putih. Zat ini merupakan zat yang
cukup keras sehingga penggunaanya harus dengan resep dokter karena efek
sampingnya yang cukup berbahaya. Misalnya iritasi kulit, rasa seperti terbakar
dan menyebabkan bercak kehitaman. Karena efeknya tersebut disarankan untuk
meminimalisir penggunaan atau bahkan tidak menggunakan sama sekali. Buat apa
bisa berpenampilan putih dan cantik tapi untuk sementara, namun setelahnya
justru kesehatan yang akan dikorbankan. Keterangan lebih lanjut bisa and baca di
sudah benarkah perawatan wajah anda ?.
Asam Retinoat
Asam retinoat
juga sering dijadikan sebagai salah satu bahan campuran kosmetika. Zat ini
sering digunakan untuk sebagai preparat jerawat, mengatasi sengatan sinar
matahari dan sebagai pemutih. Namun karena efeknya yang juga tidak ringan maka
sebaiknya bisa dihindari. Rasa terbakar, kulit kering, dan bisa menyebabkan
cacat pada rahim atau bersifat teratogenik. Sehingga penggunaanya sebaiknya
harus selektif dan dengan resep dokter.
Triclosan
Triclosan
biasanya digunakan sebagai antimicroba pada produk-produk tertentu, missal sabun,pasta
gigi. Namun ada juga perusahaan yang memasukkannya sebagai bahan suatu produk
kosmetika salah satunya lipstick. Zat ini disinyalira akan menjadi pemicu
terjadinya gangguan endokrin, merusak system reproduksi, menurunkan kualitas
sperma/hormone seksual dan tiroid, serta menyebabkan gangguan saraf.
Inilah beberapa
zat yang harus anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk memakai sebuah
produk. Artikel selanjutnya yang menerangkan tentang beberapa zat yang harus
diketahui dalam produk-produk perawatan kulit dapat di baca di kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui.







0 comments:
Post a Comment
“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”