![]() |
| Bahaya Tabir Surya Yang Harus Anda Ketahui |
Hampir
setiap orang di seluruh dunia menginginkan menjadi lebih cantik atau tampan.
Dan untuk memperoleh hal tersebut tidak jarang
memakai kosmetik yang bertujuan
untuk merawat kecantikan tersebut. Beberapa dari produk tersebut memang
terbukti memberikan beberapa manfaat dengan meningkatkan penampilan
penggunanya. Namun perlu diketahui bahwa di pasaran sekarang ini beredar banyak
sekali produk-produk kecantikan yang sangat berbahaya karena mengandung zat
kimia berbahaya seperti titanium dioxid
( Ti02 ), mercury, tretinoin dll. Beberapa zat berbahaya yang lain bisa
anda baca di Kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas
khusus tentang titanium dioxid yang memang lazim digunakan untuk tabir surya.
Apa
itu Titanium
dioksida (Ti02) ? Titanium dioksida merupakan logam berat yang digunakan sebagai
pigmen putih terang untuk cat, dalam industri makanan sebagai pewarna, dalam
kecantikan untuk sunscreen/tabir surya yang beredar hampir diseluruh dunia. Titanium
dioxid adalah oksida dari
titanium yang merupakan suatu reaksi logam dengan oksigen. Gambaran contoh yang
paling mudah ditemui adalah proses
oksidasi disekitar kita adalah oksidasi besi. Besi yang teroksidasi atau
bereaksi dengan oksigen akan menjadi besi berkarat (FeO2) . Maka begitu pula
jika logam titanium bereaksi dengan oksigen ( O2 ) maka akan menjadi titanium dioxid
adalah titanium yang berkarat.
Titanium dioksida
digunakan dalam sebagian besar produk tabir surya yang tujuanya memantulkan UVA dan UVB. Jadi harapannya permukaan
kulit yang diolesi dengan tabir surya. (
yang mengandung ) tidak akan tersengat sinar matahari. Selain berfungsi sebagai
pelindung tabir surya, titanium dioxid tersebut
juga sering digunakan sebagai pigmen untuk produk farmasi seperti kapsul
gelatin, pelapis tablet dan sirup. Dalam industri
kosmetik, titanium dioxid digunakan dalam pasta gigi, lipstik, krim, salep dan
bubuk. Titanium dan seng oksida ( Ti02 ) yang dibuat dalam
ukuran nano partikel, akan sangat berbahaya. Ukurannya yang kecil tersebut bisa
langsung masuk menembus membrane sel. Titanium dioxid ukuran nano akan sangat agresif
merusak DNA dan menimbulkan bahaya yang lainya. Namun karena motivasi untuk
tampil cantik / menarik, sering efek samping ini tidak terlalu
dihiraukan.Padahal untuk jangka panjang bisa saja mendatangkan gangguan
kesehatan yang lebih serius.
Sungguh ironis,
banyak orang tak sadar dengan semakin banyaknya produk-produk yang mengandung carsinogen
mengelilingi kita. Titanium dioxid hanya salah satu diantaranya. Logam ini tidak
hanya ada dalam tabir surya atau sunblock saja. Namun bedak pun kadang ada yang
beberapa mengandung logam berat ini. Maka alangkah baiknya anda selalu teliti
sebelum menggunakan. Jika anda sampai acuh dengan zat ini, maka sedikit demi
sedikit zat tersebut akan mempengaruhi DNA anda. Sehingga sistem genetaika
andapun bia saja berubah menjadi lebih buruk karena sel-sel sudah berubah dari
sifat normalnya. Ada beberapa ilmuwan dan praktisi yang sudah melihat adanya
resiko ini, sehingga diproduksilah suatu produk kesehatan yang bisa menangkap logam-logam berat ini.
Lalu bagaimana agar
kita bisa menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari yang mengandung UVA dan UVB ? Maka akan lebih baik jika melakukan perawaatan
kulit yang benar, salah satunya tidak mereduksi / menekan sel melanin yang justru
menjadi pelindung terhadap sinar matahari. Selain itu perlindungan mekanik
misalnya dengan menggunakan payung juga tidak menimbulkan efek samping.







0 comments:
Post a Comment
“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”