Thursday, February 8, 2018
Saturday, May 23, 2015
Bahaya Chemical Pelling
![]() |
| Bahaya Chemical Pelling |
Bahaya Chemical Peeling - Memiliki kulit putih dan bersih adalah dambaan setiap orang,
khususnya kaum hawa. Tak jarang, demi mendapatkan kulit wajah ala model iklan
produk kosmetik mereka rela merogok kocek yang dalam dan meluangkan waktu untuk
menjajal aneka produk pemutih kulit salah satunya adalah melakukan chemical
peeling.
Chemical
peeling merupakan perawatan kecantikan dengan cara mempercepat pengelupasan
kulit secara kimiawi. Umumnya setelah selesai akan merasakan efek sedikit gatal
dan perih, diikuti dengan pengelupasan kulit. Chemical peeling bertujuan
memperbaiki dan melembutkan lapisan terluar kulit wajah yang rusak, namun
akibat dari pengelupasan ini memiliki efek yang cukup berbahaya untuk kedepannya.
Berikut adalah beberapa efek chemical peeling :
1.
Lapisan kulit menjadi tipis
Akibat menipisnya lapisan kulit, dapat berakibat berkurangnya
elastisitas kulit. Sehingga kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar
matahari dan tidak memiliki pigmen yang cukup untuk melindungi dari penuaan
dini.
2.
Timbul kemerahan
Proses penggunaan chemical peeling dapat berakibat munculnya
kemerahan pada kulit wajah, ini bisa berlangsung selama beberapa bulan.
3.
Terjadi perubahan warna kulit.
Dapat mengakibatkan
perubahan warna kulit. Chemical peeling juga bisa menyebabkan
hiperpigmentasi (kulit menjadi lebih gelap dari semula). Hal ini biasa terjadi
pada lapisan kulit yang lebih dangkal. Chemical peeling juga bisa
mengakibatkan hipopigmentasi (perubahan kulit yang lebih ringan dari
normal). Perubahan warna kulit ini lebih sering terjadi pada orang yang
memiliki kulit lebih gelap dan hal ini dapat mengakibatkan perubahan kulit
menjadi permanen.
4.
Lebih mudah terkena
flek dan bintik-bintik hitam
Wanita yang tinggal
di daerah tropis, memiliki kulit yang bermelanin banyak, sehingga kulit lebih
berwarna gelap. Saat dilakukan proses pemutihan, pigmen kulit akan berkurang
dan tidak bisa membantu menolak sinar matahari. Hasilnya justru timbul
flek-flek di wajah.
Chemical
peeling bukanlah metode yang cocok digunakan oleh siapa saja, apalagi bagi
kulit wanita Indonesia. Sebab, kulit wanita Indonesia memiliki kulit yang
berbeda dengan orang – orang barat. Dimana melanin pada tubuh wanita Asia lebih
banyak , sehingga jika terjadi pemutihan maka pigmen kulit yang seharusnya
menjadi penolak sinar matahari secara alami berkurang dan akan timbul flek –
flek diwajah. Dengan begitu anda justru membutuhkan perawatan kulit yang
ekstra.
Memang
pada saat menggunakan chemical peeling wajah dengan alat ataupun krim yang saat
ini marak terjadi memang dapat menjadikan
kulit putih secara instan, tapi setelah perawatan itu dihentikan maka
wajah akan kembali kesemula atau bahkan kadang – kadang menjadi lebih parah
seperti timbul bintik – bintik merah dan jerawat. Dalam prosesnya, banyak
campuran senyawa yang digunakan pada chemical peeling. Yang dikhawatirkan jika cream
chemical peeling mengandung zat pemutih yang bersifat toxic seperti merkuri dan
hydroquinon. ( waspada dengan
perawatan kulit wajah anda di CKS)
Hindari
teknik pemutihan kulit dengan cara pengelupasan, baik dengan cairan kimia
ataupun krim pemutih. Bila dilakukan
dalam jangka waktu yang panjang akan sangat berbahaya. Karena kulit yang sehat
dan cantik tidak didapat dengan cara instan tetapi dengan menutrisi sesuai
kebutuhan kulit.
Kulit
kita pada dasarnya secara alami mampu meregenerasi sel kulit setiap 28 hari
sekali. Kulit wajah secara alami mengganti sel kulit yang rusak dengan sel
kulit wajah yang baru. Proses regenerasi atau penggantian kulit wajah yang
optimal terjadi ketika berusia 20an tahun. Pada usia ini komponen kulit wajah
seperti kolagen dapat berkembang secara maksimal. Seiring dengan bertambahnya
usia, kemampuan regenerasi kulit wajah mengalami penurunan. Agar dapat
mempertahankan proses regenerasi kulit wajah dengan baik, kita perlu melakukan
perawatan baik dari luar maupun dari dalam untuk mengoptimalkan proses
regenerasi kulit wajah secara alami.
Wednesday, April 22, 2015
Makanan Sehat Dari Bekatul
![]() |
| Makanan Sehat Dari Bekatul |
Bekatul (rice
bran) adalah lapisan terluar dari beras yang terlepas saat proses penggilingan
gabah (padi) atau hasil samping penggilingan padi yang terdiri dari lapisan
aleuron, endosperm dan germ (www.wikipedia.org/wiki/bran/20 April 2009).
Bekatul memiliki warna krem kecoklatan dengan aroma sama seperti aroma
berasnya.
![]() |
| Makanan Sehat Dari Bekatu |
Penyosohan I
menghasilkan dedak dengan tekstur kasar karena masih mengandung sekam dan
penyosohan II menghasilkan bekatul (rice bran) yang bertekstur halus dan tidak
mengandung sekam. Penggilingan padi ini menghasilkan beras sekitar 60-65% dan
bekatul sekitar 8-12%.
Perbandingan kandungan Gizi Beras putih dan Bekatul.
Beras putih
sering disebut sebagai makanan mati,
kenapa? Kandungan gizi beras putih yang kita makan sebenarnya sudah sangat
sedikit, kandungan utama beras adalah karbohidrat.
Sedangkan kandungan gizi lain seperti serat, vitamin B
kompleks, protein, dan mineral penting justru lebih banyak terdapat didalam bekatul. Bekatul
juga mengandung lemak tidak jenuh tinggi.
Sebagaimana kita ketahui lemak
tidak jenuh ini adalah jenis lemak sehat
, jenis lemak ini mampu mengendalikan
kadar kolesterol dalam darah. Sehingga
aman dikonsumsi oleh penderita kolesterol dan penyakit jantung. Bekatul juga
mengandung tokoferol dan tokotrienol yang berfungsi sebagai antioksidan yang
bermanfaat dalam berbagai pencegahan penyakit termasuk penuaan dini
Kandungan Gizi
Bekatul
mengandung kadar Protein 12 %, kadar
lemak 16, 9 %, kadar serat 10 %, kadar karbo 42 % dan kadar abu 8,3 % sisanya
adalah air.
Protein,
protein adalah zat gizi penting untuk
pertumbuhan jaringan dan pemeliharaan jaringan. Protein dibutuhkan dalam jumlah
banyak ketika masa tumbuh kembang, masa hamil dan menyusui, serta ketika sakit.
Kandungan protein bekatul lebih rendah dibandingkan telur dan protein hewani,
tetapi lebih tinggi dari kedelai, jagung dan terigu. Asam amino sebagai unsur
penyusun protein pada bekatul juga lebih lengkap dibandingkan beras.
Lemak ,
Lemak hari ini
sangat ditakuti karena dianggap sebagai biang penyebab berbagai penyakit
pembuluh darah seperti kolesterol, jantung, stroke dan penyebab obesitas.
Akan tetapi
sebenarnya lemak juga dibutuhkan oleh tubuh jika merupakan jenis lemak yang
sehat. Bekatul merupakan sumber asam lemak tidak jenuh
esensial. Asam lemak omega 3, asam lemak
omega 6. Asam lemak tidak jenuh
bermanfaat untuk menurunkan kandungan kolesterol yang berdampak pada kejadian
aterosklerosis. Sehingnga bekatul aman untuk penderita kolesterol dan jantung.
Serat
Serat pangan
dalam makanan sehari-hari dapat berasal dari sayur- sayuran, buah-buahan dan
kacang-kacangan. Serat (dietary fiber) merupakan bagian tanaman yang tidak
dapat dicerna oleh enzim dalam saluran cerna manusia.
Serat ini
merupakan salah satu dari karbohidrat yang tersusun dari selulosa. Serat ada yang larut dalam air dan serat tak
larut. Jenis serat bekatul termasuk larut air. Jika serat tersebut mampu
dihydrolisis sempurna oleh enzym pencernaan.
Karbohidrat
Konsumsi bekatul pun juga akan memberikan
energi bagi tubuh karena bekatul juga
mengandung karbohidrat. Bekatul
mengandung energi metabolis 2600 kkal/kg. Jika dibandingkan dengan jagung, maka
energi metabolis bekatul lebih rendah. Jagung mengandung 3600kkal/ kg . Sama
dengan energi metabolis pada beras. Jenis karbo pada bekatul lebih lama dicerna
dan lebih rendah sehingga bekatul sangat aman untuk penderita diabetes.
Kadar abu
Kadar abu adalah
kadar mineral dan silika pada bekatul.
Mineral penting dari bekatul adalah kalsium dan magnesium, berguna untuk
pertumbuhan tulang dan gigi.
Vitamin
Yang menarik dari bekatul adalah kandungan vitamin B kompleksnya (B1, B2, B3,
B6 dan B15) , vitamin B adalah vitamin yang dibutuhkan oleh berbagai fungsi
syaraf dan juga otot.
Dan beberapa
kandungan bekatul lain yang cukup bermanfaat bagi kesehatan yang akan kita
bahas di artikel selanjutnya.
Bagaimana masih
mau kalah dengan yang dimakan ternak? Bekatul adalah makanan yang cukup berkelas
saat ini. Dan Anda sudah tidak perlu khawatir lagi karena sudah banyak produk –
produk bekatul yang siap untuk dikonsumsi.
Bahaya Tabir Surya Yang Harus Anda Ketahui
![]() |
| Bahaya Tabir Surya Yang Harus Anda Ketahui |
Hampir
setiap orang di seluruh dunia menginginkan menjadi lebih cantik atau tampan.
Dan untuk memperoleh hal tersebut tidak jarang
memakai kosmetik yang bertujuan
untuk merawat kecantikan tersebut. Beberapa dari produk tersebut memang
terbukti memberikan beberapa manfaat dengan meningkatkan penampilan
penggunanya. Namun perlu diketahui bahwa di pasaran sekarang ini beredar banyak
sekali produk-produk kecantikan yang sangat berbahaya karena mengandung zat
kimia berbahaya seperti titanium dioxid
( Ti02 ), mercury, tretinoin dll. Beberapa zat berbahaya yang lain bisa
anda baca di Kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas
khusus tentang titanium dioxid yang memang lazim digunakan untuk tabir surya.
Apa
itu Titanium
dioksida (Ti02) ? Titanium dioksida merupakan logam berat yang digunakan sebagai
pigmen putih terang untuk cat, dalam industri makanan sebagai pewarna, dalam
kecantikan untuk sunscreen/tabir surya yang beredar hampir diseluruh dunia. Titanium
dioxid adalah oksida dari
titanium yang merupakan suatu reaksi logam dengan oksigen. Gambaran contoh yang
paling mudah ditemui adalah proses
oksidasi disekitar kita adalah oksidasi besi. Besi yang teroksidasi atau
bereaksi dengan oksigen akan menjadi besi berkarat (FeO2) . Maka begitu pula
jika logam titanium bereaksi dengan oksigen ( O2 ) maka akan menjadi titanium dioxid
adalah titanium yang berkarat.
Titanium dioksida
digunakan dalam sebagian besar produk tabir surya yang tujuanya memantulkan UVA dan UVB. Jadi harapannya permukaan
kulit yang diolesi dengan tabir surya. (
yang mengandung ) tidak akan tersengat sinar matahari. Selain berfungsi sebagai
pelindung tabir surya, titanium dioxid tersebut
juga sering digunakan sebagai pigmen untuk produk farmasi seperti kapsul
gelatin, pelapis tablet dan sirup. Dalam industri
kosmetik, titanium dioxid digunakan dalam pasta gigi, lipstik, krim, salep dan
bubuk. Titanium dan seng oksida ( Ti02 ) yang dibuat dalam
ukuran nano partikel, akan sangat berbahaya. Ukurannya yang kecil tersebut bisa
langsung masuk menembus membrane sel. Titanium dioxid ukuran nano akan sangat agresif
merusak DNA dan menimbulkan bahaya yang lainya. Namun karena motivasi untuk
tampil cantik / menarik, sering efek samping ini tidak terlalu
dihiraukan.Padahal untuk jangka panjang bisa saja mendatangkan gangguan
kesehatan yang lebih serius.
Sungguh ironis,
banyak orang tak sadar dengan semakin banyaknya produk-produk yang mengandung carsinogen
mengelilingi kita. Titanium dioxid hanya salah satu diantaranya. Logam ini tidak
hanya ada dalam tabir surya atau sunblock saja. Namun bedak pun kadang ada yang
beberapa mengandung logam berat ini. Maka alangkah baiknya anda selalu teliti
sebelum menggunakan. Jika anda sampai acuh dengan zat ini, maka sedikit demi
sedikit zat tersebut akan mempengaruhi DNA anda. Sehingga sistem genetaika
andapun bia saja berubah menjadi lebih buruk karena sel-sel sudah berubah dari
sifat normalnya. Ada beberapa ilmuwan dan praktisi yang sudah melihat adanya
resiko ini, sehingga diproduksilah suatu produk kesehatan yang bisa menangkap logam-logam berat ini.
Lalu bagaimana agar
kita bisa menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari yang mengandung UVA dan UVB ? Maka akan lebih baik jika melakukan perawaatan
kulit yang benar, salah satunya tidak mereduksi / menekan sel melanin yang justru
menjadi pelindung terhadap sinar matahari. Selain itu perlindungan mekanik
misalnya dengan menggunakan payung juga tidak menimbulkan efek samping.
Tuesday, April 7, 2015
Kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui.
![]() |
| Kandungan zat dalam kosmetika yang wajib anda ketahui. |
Sebelum anda
membaca artikel di bawah ini, akan lebih baik jika membaca artikel Teliti Sebelum Memakai sebagai artikel pendahuluannya. Waspada
sebelum memakai, teliti sebelum membeli harus bisa dibudayakan agar tidak
menyesal di kemudian hari. Maka pengetahuan produk yang akan dituju menjadi
sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Berikut ini zat-zat kandungan dalam
kosmetika yang wajib anda ketahui ;
Anti Bakteri
Zat sebagai
antibakteri yang banyak digunakan dalam kosmetik adalah “triclosan”. Zat ini
bisa didapatkan juga pada sabun,deodorant, pasta gigi dan lain-lain. Ternyata
anti bakteri ini bisa memberikan dampak gangguan terhadap fungsi testoteron
pada sel,merusak bakteri baik, dan bisa meningkatka kerentanan terhadap infeksi
tertentu. Hal ini bisa terjadi karena sifat zat yang mudah diserap kulit
sehingga bisa ikut aliran darah dan meracuni tubuh. Jika pemakaian terjadi
secara terus menerus bisa saja berdampak karsinogenik.
Formaldehyde
Jika anda
menemukan kosmetika yang mengandung DMDM hydantoin, diazolidinyl urea,
imidazolidinyl urea, methenamine, quaternium-15, dan hydroxymethylglycinate
natrium, maka lebih baik anda menghindarinya. Zat-zat tersebut bisa menjadi
bersifat karsinogen jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.
Setelah formaldehid bercampur dengan bahan-bahan lain dalam produk kosmetik,
maka akan mudah dilepaskan ke dalam tubuh dan bersifat karsinogenik. Zat ini
juga banyak dijumpai di dalam sabun mandi bayi, pewarna rambut bulu mata, poles
kuku dan perekat.
Merkuri
Merkuri atau air
raksa merupakan logam berat yang berbahaya , namun seringkali juga digunakan
sebagai bahan campuran beberapa produk kecantikan. Fungsi yang diharapkan
adalah terutama untuk memutihkan kulit. Namun kalau dilihat lebih teliti
sebenarnya putihnya tidak sehat, putihnya seperti memakai topeng atau belang. Beberapa efek samping bisa muncul misalnya perubahan
pada warna kulit tidak biasa, bintik-bintik hitam pada kulit,pelebaran pembuluh
darah, alergi, iritasi kulit, kerusakan
pada otak, dan gangguan perkembangan janin. Pemakaian dengan jangka pendek dan
dosis yang tinggi bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare, kerusakan ginjal dan
yang paling berbahaya adalah merupakan zat karsinogenik yang menyebabkan cancer.
Talc
Talc merupakan
bahan dasar dari formulasi bedak yang punya sifat mudah menyebar dan melapisi
wajah. Eye shadow, blush, deodoran, sabun merupakan beberapa produk yang
menggunakan talc yang berfungsi untuk menyerap kelembaban. Zat ini juga bersifat
karsinogen dan diketahui menyebabkan kanker ovarium dan tumor paru-paru.
Fragrance
Tak sedikit
wanita menyukai produk kosmetik dengan aroma menggoda. Padahal, kosmetik yang
mengeluarkan wewangian, sebaiknya
hindari. Hal ini karena senyawa yang membuat harum kosmetik mengandung ribuan
bahan bahan kimia. Bahan tersebut erat kaitannya dengan alergi, gangguan
hormon, bahkan ketidaksuburan.
"Sebaiknya
Anda memilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih sedikit, hindari
aroma sintetis,"
Paraben
Paraben
merupakan zat kimia yang cukup dikenal dalam dunia kosmetika. Pengawet kimia
ini juga erat kaitannya dengan kanker
payudara. Menurut David Suzuki Foundation, organisasi kesehatan, paraben
mudah diserap kulit, namun sangat menganggu sistem reproduksi pria.
Sodium Laureth Sulfate
Sodium laureth
sulfate merupakan bahan yang biasa digunakan dalam sampo dan scrub untuk wajah.
Fungsinya adalah membantu menyerap lotion dan kosmetik. Tetapi, patut diketahui
bahwa bahan ini berpotensi menyebabkan kanker.
Midazolidinyl Urea And Diazolidinyl Urea
Ini adalah
kandungan yang paling umum digunakan untuk bahan pengawet selepas parabens .
Bahan utamanya adalah formaldehid, yang dikenali untuk mengawetkan mayat, dan
sangat berbahaya bagi kesihatan manusia. Boleh menyebabkan radang kulit, luka
bakar, keradangan, dan pengeluaran air mata.
Propylene Glycol
Ini adalah
gliserin sayur-sayuran yang dicampur dengan alkohol yang diperoleh dari gandum.
Propylene Glycol ditemui pada beberapa produk kosmetik dan pembersihan wajah.
Zat ini menyebabkan kemerahan pada kulit dan radang kulit. Walaupun kajian
terkini menunjukkan bahawa zat ini juga bisa merusakkan ginjal dan hati.
Pvp/Va Copolymer
Zat kimia yang
hasil keluaran minyak bumi ini digunakan pada produk hairspray dan kosmetik
lain. Dianggap beracun karena partikel – partikelnya bisa mengiritasi
paru paru
Stearalkonium Chloride
Stearalkonium
klorida dibuat oleh industri kain sebagai pelembut kain. Namun, zat kimia ini
juga terkandung dalam kondisioner dan krim rambut. Bahan ini bisa menyebabkan
iritasi pd mata & kulit
Sodium Lauryl Sulfate (Sls)
Zat sintetik ini
biasanya digunakan pada produk shampo untuk membersihkan dan mencipta banyak
buih. Efek yang ditimbulkan zat ini adalah iritasi pada mata, ruam kulit &
rambut rontok
Synthetic Colors
Bahan sintetik
warna diyakini sebagai penyebab kanker. Jika dalam produk kosmetik tertera
kandungan ini, jangan sekali – kali menggunakannya.
Triethanolamine
Sering digunakan
dalam kosmetik untuk menetapkan PH dan sebagai surfaktan pd produk
detergen. Triethanolamine bisa menyebabkan tumor dan masalah mata
Butil Asetat
Butil asetat
merupakan bahan yang biasa digunakan dalam penghalus kuku dan poles kuku.
Penggunaan butil asetat yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan
retak atau kulit kering. Selain itu, terlalu banyak menghirup uap butyl asetat
dapat menyebabkan pusing atau ngantuk.
Kationik Surfaktan
Kationik
Surfaktan adalah bahan kimia yang digunakan dalam Conditioner rambut atau
pelunak yang memiliki muatan listrik positif. Ketika digunakan secara teratur,
Kationik Surfaktan dapat merusak rambut dan membuat mereka kering dan rapuh.
Alih-alih mendapatkan rambut indah, rambut akan menjadi rusak apabila terlalu
sering digunakan.
Coal Tar
Coal Tar (tar
batubara) merupakan bahan kimia berbahaya lainnya yang umum digunakan di
banyak-ketombe dan krim anti anti-gatal. Ditemukan bahwa bahan kimia ini
bersifat carcinogenic ketika masuk di bawah kulit.
Diethanolamine (DEA)
Diethanolamine
adalah racun digunakan dengan DEA cocamide dan DEA lauramide, sebagai pengemulsi
dan pembuat busa dalam banyak produk perawatan pribadi seperti sampo, krim
cukur, lotion pelembab kulit, dan sabun bayi. Hal ini bersifat carcinogenic
dalam alam dan bertindak sebagai penghancur hormon dan vitamin di dalam tubuh.
Partikel Nano
Partikel Nano
khususnya zinc oxide dan titanium dioxide biasanya digunakan dalam lotion tabir
surya dan krim. Partikel ini bisa dengan mudah dapat menembus kulit dan
menghancurkan sel-sel otak.
Petroleum Distillates
Bahasa lainnya
parafin cair adalah produk yang berasal dari destilasi minyak bumi. Banyak
digunakan dalam banyak kosmetik seperti mascaras, bubuk bau kaki, dll. Sifatnya
carcinogen bagi tubuh manusia.
Demikian
beberapa istilah yang harus dipahami sebelum menentukan pilihan terhadap produk
yang akan dipakai. Teliti sebelum memakai. Sekali lagi jangan sampai karena obsesi sesaat terhadap penampilan
,tetapi menyesal di kemudian hari. Mudah –mudah
bisa bermanfaat.














